AKU TAK BISA MELUKISKAN HIDUP KARENA AKU BUKAN SENIMAN YANG PUNYA KARYA INDAH DAN MENAWAN
AKU BUKAN CHEF TABLE YANG MAMPU MEMBUAT RASA HIDUP MENYATU DI HATI
AKU JUGA BUKAN PENULIS YANG MAMPU MENUANGKAN GEJOLAK RASA DALAM KATA-KATA
BUKAN JUGA AKADEMISI BIJAK YANG MAMPU MENCIPTAKAN SOLUSI TEPAT DAN CEPAT
AKU HANYALAH AKU
YANG TERUS MENOCABA BERJUANG DALAM SETIAP KEMALASAN YANG TELAH MENGALIRI JIWA.
YA, BURUK MEMANG AIB YANG TERLALU INI.
MALAS, BODOH, DAN ENTAH KATA APALAGI YANG PANTAS UNTUK MERUTUKI DIRI
OH, TUHAN...
BANTU AKU DALAM KEGERSANGAN INI
DALAM DAHAGA AKAN HIDAYAH
AKU MEMBUTUHKAN CAHAYA-MU UNTUK MEMBENARKAN LUKISAN HIDUPKU SAMPAI AKHIR HAYATKU..
Kamis, 04 Mei 2017
Proses Pendewasaan diri yang kerap kali aku sudahi dengan keluhan. kadang aku bertanya dalam hati, kenapa aku begini? kenapa berubah itu terlalu sulit bagiku? pertenyaan demi pertanyaan terus terlontarkan seperti air mengalir. lalu bagaimana jawabannya? mengerikan. kadang membuat aku sendiri tertohok dan menangis tersedu-sedu. hatiku punya jawaban sendiri tentang aku yang kepayahan. " KAU TERLALU CEPAT MENYERAH" atau "KAU TERLALU MUNAFIK" atau " KAU BODOH TAK TAU CARANYA HIDUP" atau " ADUKAN PADA TUHAN DAN TERUSLAH BERUSAHA" atau "KAU TAK TERLALU YAKIN AKAN MENJADI DEWASA"
dan banyak lagi.
Proses Pendewasaan diri yang terus berjalan. aku coba sedikit demi sedikit menikmati proses itu. mana mungkinkan aku seperti anak-anak terus yang tanpa beban hidup. tentu proses pendewasaan diri itu harus ku jalani hingga aku nanti akan menjadi wanita dewasa yang solehah.
Harapan demi harapan aku gantungkan hanya pada Mu Tuhan. tuntun aku untuk terus dewasa dan semakin bijak menjalani hidup.
dan banyak lagi.
Proses Pendewasaan diri yang terus berjalan. aku coba sedikit demi sedikit menikmati proses itu. mana mungkinkan aku seperti anak-anak terus yang tanpa beban hidup. tentu proses pendewasaan diri itu harus ku jalani hingga aku nanti akan menjadi wanita dewasa yang solehah.
Harapan demi harapan aku gantungkan hanya pada Mu Tuhan. tuntun aku untuk terus dewasa dan semakin bijak menjalani hidup.
Langganan:
Komentar (Atom)