Tulisan ini dibuat mungkin semacam curhat. Selama ini aku
tidak pernah menulis hal-hal yang berbau curhat. Tapi kali ini aku coba untuk
menuliskannya. Tak apa-apa tidak bagus karena aku hanya ingin menulis untuk menghilangkan
kepenantan hati.
Maaf ayah ibu, belum
bisa jadi yang membanggakan.
Hari-hari aku lalui dengan kebosanan dan kerinduan. Bosan tidak
ada kegiatan kuliah dan kegiaatan lainnya, juga aku bosan ada disini (red.Rumah
orang). Rindu pada orang tua juga rindu
akan kelapangan, kelegaan dan ketentraman
yang kuharap segera datang.
Aku bosan tinggal dirumah ini ayah, karena penguhuninya
semua berpenyakit. Macam penyakit ayah, penyakit hati, pemarah, dan ada pula
yang mudah tersinggung dan membingungkan.
Mereka lebih memilih diam dan marah-marah jika ada suatu hal dari pada
membicarakannya untuk menemukan solusi, namun aku tak pernah berani memulainya.
Aku bosan serasa ingin keluar dari rumah
ini, pergi mencari orang-orang yang sefikrah denganku. Entah aku tidak tahu
ayah, mereka begitu karena keberadaanku atau aku yang tak pandai beradaptasi,
atau terlalu banyak gengsi disini. Hal ini membuat kesumpekan baru di otakku
yah.
Ayah maaf belum bisa menjadi yang membanggakan, aku ingin
menjadi penyejuk bagi sekitar tapi tenyata aku juga ikut terbakar jika ada api.
Aku ingin meringankan tapi justru aku seperti beban disini.
Ibu maaf belum bisa menjadi yang membanggakan, aku ingin menjadi
penengah,pendamai tapi malah terbawa
arus. Aku juga belum bisa menjadi orang yang setegar karang sepertimu ibu. Karena
terlalu banyak keluhan yang ku lontarkan dari pada bersabar.
Meski sudah banyak teori tentang menata hati, aku belum bisa
sepenuhnya mengamalkannya di
kehidupanku. Aku ingin berubah jadi baik dan membanggakan. Jadi anak yang
sholehah, jadi adik yang baik, menjadi penentram, jadi penyejuk jiwa yang ada
disekitarku dan masih banyak cita-cita mulia yang ingin ku wujudkan tapi terasa
begitu sulit sekali. Aku merasa sangat berdosa belum bisa mewujudkannya.
Ayah ibu,Ternyata terlalu banyak penyakit hati kronir yang belum
sembuh. Masih perlu pengobatan yang intensif, ku rasa aku ingin menjauh sejenak
untuk perawatan hati ini.